Catatan Coffee Morning PKS - Target 5 Capaian Pembangunan Dikirim pada hari Ahad, 13 Jun 2010 07:09 WIB
 |  |
AMBON.AE. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maluku menggelar coffee morning dengan wartawan media cetak dan eletronik se-kota Ambon di Swiss Belhotel, jumat (11/06). Kegiatan ini merupakan agenda partai yang pertama kali digelar, dan belum dilaksanakan oleh partai lainnya, yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Fraksi PKS DPRD Maluku.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Maluku maupun DPRD Kota Ambon dari PKS. Para pengurus partai juga mengambil bagian pada kegiatan tersebut. Acara ini digagas untuk menjalin silturahim dengan para wartawan. Selain itu juga menyerap masukan dari media tentang arah dan kebijakan PKS ke depan.
Ketua Fraksi PKS DPRD Maluku, Sudarmo SP M.Si, dalam sambutannya mengatakan, media massa, baik cetak maupun elektronik harus mengambil peran penting dalam penyelenggaraan pembangunan di daerah. Proses pembangunan, tak hanya bisa dijajaki oleh parlemen atau pemerintah, namun media memiliki pengaruh penting dalam merubah dan menentukan arah pembangunan.
Apalagi di era demokrasi, media sangat berpengaruh. Berbagai kasus nasional diblow up, sehingga mempunyai dampak yang sangat luar biasa. Kata dia, untuk menghadapi jaman saat ini, PKS memiliki lima target pencapaian pembangunan yang terus dikejar, yakni Karakter Building, Institusional Building, Political Building, Social Building dan Nasional Building
“Karakter building, artinya pembangunan karakter, moral. Terbentuk manusia dengan karakter dan moral yang baik. Di PKS kuncinya pekerjaan kaderisasi. Pasca itu baru kita bicara tentang institusi building, yakni pembangunan partai ke depan. Dan seterusnya, membangun sosial, politik dan nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Maluku, Said Mudzakir Asegaf mengatakan, kegiatan coffee morning sebetulnya telah lama digagas, namun baru kali ini terlaksana. Dia meminta agar media untuk terus menjaga dan mengontrol setiap kebijakan pembangunan di daerah.
“Karena media adalah alat control yang paling efektif. Sehingga kita juga menjaga jangan sampai kebebasan saat ini dipasung oleh kepentingan-kepentingan tertentu,” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Asegaf selaku ketua DPW PKS, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kasus yang menimpa wartawan SCTV Juhry Samanery. “Kami DPRD akan mengambil langkah dalam mengawal kasus ini. Karena setelah kami cek ternyata kasus ini masih berjalan di kepolisian,” katanya.
Anggota DPRD Maluku, M. Suhfi Majid bertindak sebagai MC. Sejumlah masukan disampaikan oleh para wartawan. Mulai dari pengawalan masalah korupsi, kemiskinan sampai pada keterbukaan PKS. (FIK)
Sumber ; Harian Ambon Ekspres, Sabtu 12 Juni 2010
|