PKS Resmi Tolak Dana Aspirasi 15 Milyar Dikirim pada hari Rabu, 9 Jun 2010 15:56 WIB
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi menolak usulan Golkar terkait dana aspirasi Rp 15 miliar per anggota DPR. PKS siap berdebat dengan Golkar dan menuding usulan partai beringin itu menyuburkan praktik percaloan di dewan.
"Kita dari awal menyatakan tidak setuju, dan itu sudah clear. Ini justru menyuburkan calo," tegas Sekjen PKS Anis Matta saat dikonfirmasi wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/6/2010).
Menurut Anis, program yang diusulkan Golkar tersebut sangat tidak adil. Anis menilai sebagian besar dana akan lari ke Jawa, sementara yang banyak membutuhkan adalah pembangunan daerah di luar Jawa.
"Resources kita di luar pulau Jawa banyak, belum lagi potensi manipulasi dalam realisasinya. Niatnya baik tapi caranya salah, seperti memberi permen kepada orang lapar," paparnya.
Menurut Anis, DPR tidak perlu mendapat dana sendiri untuk pembangunan dapil. DPR sebagai legislator hanya perlu mengusulkan agar pemerintah menambah alokasi anggaran daerah tertinggal.
"Kalau kita mau debat, mestinya konsep pembangunan pemerintah itu. Mestinya pembangunan daerah diperbesar, mislanya lewat APBN dan mendorong investasi," terang Anis.
Saat ditanya sikap arogan Golkar yang mengajak debat terbuka dengan kelompok penolak, PKS pun siap melayani.
"Nggak masalah, itu akan kita debat. Kita siap debat soal konsep ini, konsepnya seperti apa? Tidak clear," tegasnya. (van/yid)
http://www.detiknews.com/read/2010/06/07/140827/1373196/10/tolak-dana-rp-15-m-pks-nilai-usulan-golkar-suburkan-praktik-percaloan
|